Berikutbeberapa ulasan mengenai unsur unsur pertunjukan musik tradisional yang diuraikan di bawah ini. Tema. Unsur unsur pertunjukan musik traditional yang pertama adalah tema. Tema merupakan sebuah plot dan menjadi dasar pemikiran dalam sebuah pertunjukan. Pikiran pokok atau tema tersebut akan menjadi peganggan dalam proses pembuatan karya
Pergelaranmusik dapat disajikan dalam bentuk seperti paduan suara/koor, ansambel musik gitar, ansambel musik tiup, ansambel musik perusi, atau organ tunggal. Agar suasana tidak monoton dan penonton tidak merasa bosan, maka dapat ditampilkan berbagai lagu yang dibawakan secara berselang-seling. PROSEDUR PERTUNJUKAN MUSIK
Adabeberapa contoh dari tema pergelaran musik di sekolah seperti berikut. β’ Perlombaan, Festival, Kontes. β’ Konser musik ansamble, Festival Gamelan, Orkes shymphony, Big Band β’ Paduan Suara, Vokal grup, Layeutan Suara, Koor, Rampak Sekar, Mamaos, Tembang, Anggana sekar β’ Kontes musik Dangdut, Pop b. Menentukan Rencana Kegiatan
Menjelaskanmakna lagu jenis musik daerah setempat. Melakukan tanya jawab tentang lagu yang sudah diperdengarkan. Kegiatan Akhir. Menanyakan kesulitan siswa selama PBM. Menyimpulkan Materi Pelajaran . Alat/ SUMBER BELAJAR . Buku "Seni Budaya 1 untuk SMP" oleh Drs. Setyobudi, M. Pd. Jakarta : Erlangga. Lagu dareah "Lir - ilir"
EYNKB. Genre musik atau jenis musik adalah pengelompokan musik sesuai dengan kemiripannya satu sama lain, berdasarkan kriteria tertentu seperti teknik musik, gaya, konteks, tema, bahkan geografi musik tersebut. Musik sendiri adalah salah satu cabang seni yang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Musik sudah menjadi media dalam penyampaian ekspersi diseluruh dunia dan banyak orang pun mendengarkan berbagai jenis musik. Salah satu jenis musik yang kita kenal yaitu musik popular. Nah musik popular memiliki banyak jenis atau sering dikenal dengan Genre. Ilustrasi oleh dribbble Jenis-jenis musik popular antara lain Jazz, Blues, Gospel, RnB, Funk, Rock, Metal, Electronic, Reggae, Hip Hop, Techno dan Pop. kemudian, Jenis musik seni seperti musik klasik dan jenis musik tradisional seperti Country dan Dangdut. Nah untuk lebih mengenal tentang jenis-jenis musik baik musik klasik, popular maupun tradisional, berikut kami berikan penjelasan lengkapnya. Jenis-jenis Musik SeniJenis-Jenis Musik PopulerGenre Jenis Musik Tradisional Musik Klasik Kita biasanya merujuk musik klasik itu pada musik klasik Eropa, tapi kadang juga pada musik klasik Persia, India, dan lain-lain. Musik klasik Eropa sendiri terdiri dari beberapa periode, misalnya barok, klasik, dan romantik. Musik klasik memiliki istilah yang luas, mengacu pada tradisi kesenian Barat, musik kristiani, dan musik orchestra di sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21. Jenis-Jenis Musik Populer Musik populer adalah jenis musik yang saat ini sangat digemari oleh masyarakat awam. Jenis musik ini sesuai dengan keadaan zaman saat ini, sehingga sesuai di telinga kebanyakan orang. 1. Jazz Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama musik band. Music jazz pertama kali di Amerika dengan menggabungkan beberapa alat musik yang menghasilkan bunyi yang baru. Banyak orang menyukai music ini karena memiliki nilai elegan dan berkelas. Ada banyak musisi jazz terkenal di dunia seperti Louis Armstrong, John Coltrane, Miles Davis, Charlie Parker, Duke Ellington, Gill Evans, dan lainnya. 2. Gospel Gospel adalah genre music yang didominasi oleh suara vocal dan biasa diperkenalkan diacara ibadah umat Kristian. Ada musisi yang bener-benar menggunakan aliran music gospel contohnya Israel Houghton. Di Indonesia sendiri, music musik gospel beraliran pop dan rock dipopulerkan oleh musisi seperti Franky Sihombing, Giving My Best, Nikita, True Worshippers dan masih banyak lagi. 3. Blues Blues berasal dari masyarakat Afrika-Amerika yang berkembang dari musik Afrika barat. Musik blus mulai dikenal didunia pada tahun 1910 dimana diciptakan untuk menggungkapkan perasaan emosional. Jenis ini kemudian memengaruhi banyak genre musik pop saat ini, termasuk ragtime, jazz, big band, rhythm and blues, rock and roll, country, dan musik pop. Musisi blues terkenal di dunia di antaranya Jimi Hendrix, King, Muddy Waters, dan Robert Johnson. 4. RnB RnB adalah singkatan dari Rhythym and Blues. Jenis music ini dihasilkan dari perpaduan musik jazz, blues, gospel dan pop. Musik RnB pertama kali dikenalkan oleh masyarakat Afrika pada tahun 1940-an, Musik ini mudah diterima banyak kalangan karena memang easy listening. Penyanyi terkenal yang bergenre RnB antara lain Beyonce, Mariah Carey, Alicia Keys, John Legend, Usher, Jay Z, dan lainnya. 5. Funk Funk adalah sebuah aliran musik yang mengandung unsur musik tarian Afrika-Amerika. Musik jenis ini, cocok sekali untuk menari, cara mengenali music funk lewat ritme yang sering terpotong singkat, bunyi gitar ritme yang tajam, perkusi yang dominan dan kesan gembira yang didapati saat mendengarnya. 6. Rock Musik rock adalah salah satu musik yang banyak digemari. Jenis music ini mulai dikenal tahun 1940-an dan semakin terus berkembang sampai sekarang seperti adanya progressive rock, hard rock, alternative rock dan lain-lain. Adapun Musisi musik rock yang terkenal di dunia antara lain Kurt Cobain, The Beatles, dan Mick Jagger. Di Indonesia juga banyak musisi rock yang terkenal seperti Slank, Ahmad Albar, dan The Rollies. 7. Metal Musik metal tidak jauh dengan musik rock, hal yang membedakan adalah musik metal cenderung lebuh kencang, keras dan berteriak. Jenis musik ini mulai dikenal pada tahun 1970-an dan memiliki banyak jenik subgenre seperti heavy metal dan black metal. Electronic dimulai lama sebelum ditemukannya synthesizer, dengan tape loops dan alat musik elektronik analog pada tahun 1950-an dan 1960-an. Para pelopornya adalah John Cage, Pierre Schaeffer, dan Karlheinz Stockhausen. 9. Raggae Dari perpaduan musik R&B dan musik tradisional mento dari Jamaika muncul ska, dan kemudian berkembang menjadi reggae dan dub. Musik Raggae memiliki tempo yang lebih lambat dan santai, tapi tetap memiliki beat dan akan membuatmu terus bergerak ketika mendengarnya. Musisi dunia yang terkenal seperti Bob Marley, Toots Hibbert, dan Jimmy Cliff. 10. Hip Hop Hip hop lahir di bagian timur Amerika dan dianggap menjadi subgenre dari musik RnB. Jenis musik modern hip hop biasanya didominasi dengan rap atau rapcore. Hingga saat ini musik Hip Hop semakin berkembang dan banyak diminati oleh banyak kalangan. 11. Techno Musik Techno atau electronic dance musik mulai dikenal pada tahun 1980 di Detroit Amerika. Ciri khas musik techno yaitu mengkombinasikan synthesizer, hentakan drum dan sequencer, sesui namanya juga musik ini mengedepankan beragam suara teknologi musik. Jenis musik ini biasa dimainkan di setiap club malam. 12. Pop Musik pop adalah musik popular yang sesuai dengan kehidupan modern saat ini. Selain modern, musik pop juga banyak diminati masyarakat karena easy listening. Genre Jenis Musik Tradisional Musik tradisional oleh the jakarta post Country Musik tradisional country dipengaruhi oleh blues, dan berkembang dari budaya Amerika kulit putih, terutama di kota Nashville. Beberapa artis country seperti Merle Haggard dan Buck Owens. Dangdut Dangdut adalah musik yang berasal dari Indonesia. Dangdut memiliki nuansa india dan melayu. Musik ini, pada awalnya dianggap sebagai musik kalangan menengah ke bawah. Namun, semakin berkembangnya zaman musik dangdut banyak diminati semua kalangan. Latin Genre musik tradisional latin ini biasanya merujuk pada musik Amerika latin termasuk musik dari Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Karibia. Musik latin ini memiliki subgenre Samba. Demikian, penjelasan mengenai jenis-jenis musik. Semoga bermanfaat!
JAKARTA, - GeryGany cukup sukses dengan singel "Sesaat Kau Hadir" yang dirilis beberapa waktu lalu. Kini, GeryGany tengah mempersiapkan singel terbarunya. Mereka mulai serius dalam memperlihatkan karakter musik dan vokal yang unik. Ini terdengar dari potongan lagu yang mereka nyanyikan pada video unggahan mereka di masing-masing Instagram juga Lagu Sesaat Kau Hadir dari GeryGany Tembus 10 Juta Streams di Spotify GeryGany sama-sama mengunggah satu video berdurasi 30 detik di instagram gery_abanit dan gany_briaabanit, serta TikTok berakun geryganyofficial yang menunjukkan mereka sedang menyanyikan sepotong lagu baru mereka. "Ini seperti menggambarkan seorang yang kehilangan orang yang mereka sayang. Bukan karena adanya salah di antara mereka, namun karena waktu yang egois untuk hubungan tersebut," ujar Gery dalan keterangan tertulis, Sabtu 10/6/2023.Pada video itu Gery memainkan keyboard dengan Gany yang menyanyikan lagu tersebut sepenuh hati sambil memegang sebuah buku. Baca juga GeryGany Daur Ulang Lagu Sesaat Kau Hadir Karya Utha Likumahuwa Nama GeryGany mulai dikenal publik setelah berhasil masuk 10 besar di X Factor Indonesia 2021. Saudara kembar bernama lengkap Yohanes Gerald Bria Abanit Gery dan Petrus Giovani Bria Abanit Gany ini juga sempat mengikuti ajang The Voice Indonesia di tahun 2019. Konsistensi mereka dalam meng-cover lagu dan menunjukkan warna vokal Pop RnB yang menjadi ciri khas mereka, membuat label Emotion Entertainment mendukung mereka dalam melahirkan karya-karya musik mereka. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
BAB I PENDAHULUAN Kegiatan pergelaran musik bagi siswa merupakan suatu kegiatan untuk membentuk pengalaman dan kreativitas. Kemampuan musikal, tanggungjawab, dan pengenalan jati diri terutama dalam hal karya seni. Bentuk pergelaran musik dapat disajikan secara bermacam-macam. Penyajian pergelaran musik tunggal disebut solo, penyajian pergelaran musik berkelompok dapat disebut ensambel. 1. Apakah yang dimaksud Pergelaran Musik? 2. Bagaimana bentuk penyajian pergelaran musik? 3. Apa saja unsur-unsur pagelaran musik? 4. Apakah pengertian Kritik Musik dan apa Fungsinya? Tujuan yang ingin dicapai dalam makalah ini adalah 1. Mengetahui pengertian Pergelaran Musik 2. Memahami penyajian pergelaran musik 3. Mengetahui Unsur-unsur pagelaran musik. 4. Memahami pengertian Kritik Musik dan fungsinya 5. Untuk memenuhi tugas Mata Pelajaran Seni Budaya. BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Pagelaran Musik Sesuai dengan pengertian dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia , istilah Pagelaran berarti sesuatu yang dipertunjukkan atau tontonan bioskop, wayang, dan sebagainya, atau juga pameran. Mengacu pada pengertian itu maka apakah pengertian dari Pagelaran music. Arti pergelaran dalam dunia seni Pagelaran, terutama seni musik adalah mempergelarkan atau menyajikan karya seni musik di hadapan masyarakat yang menyaksikan. Bentuk penyajiannya bermacam-macam baik secara perorangan maupun kelompok. Pagelaran musik merupakan suatu penyajian fenomena bunyi yang disajikan dalam bentuk musik yang berkualitas untuk dapat didengar dan dinikmati oleh manusia. Karena musik memiliki jiwa, hati, pikiran, dan kerangka sebagai penyangga tubuh layaknya seorang manusia, Pagelaran musik sebagai salah satu budaya dari manusia yang lahir dari perasaan dan hasil ungkapan yang berbentuk ucapan. Musik dapat menimbulkan suasana yang menyenangkan sehingga seseorang akan hanyut oleh alunan suara musik. Penyajian Pagelaran musik dalam waktu yang tepat dapat menimbulkan daya tarik terhadap musik sehingga dapat menimbulkan kepuasan batin yang luar biasa, perasaan senang, dan gembira. B. Bentuk Penyajian Pagelaran Musik 1. Music vocal Yaitu jenis karya music yang hanya menampilkan suara manusia saja. Penyajian music vocal melambangkan kedamaian, keagungan dan kemegahan. Bentuk penyajian music vocal yaitu a. Solo bentuk penyajian musik vokal yang dilakukan hanya oleh satu orang penyanyi. b. Duet adalah bentuk penyajian musik vokal yang dilakukan oleh dua orang penyanyi yang biasanya menggunakan dua melodi suara yang berbeda. c. Trio adalah bentuk penyajian musik vokal yang dilakukan oleh tiga orang penyanyi yang masing-masing sura / melodinya berbeda satu dengan lainnya. d. Kwartet adalah bentuk penyajian musik vokal yang dilakukan oleh empat orang penyayi yang melodinya berbeda. e. Vokal grup adalah bentuk penyajian musik vokal yang dilakukan paling sedikit empat orang yang dengan harmoni empat suara dengan diiringi oleh alat musik pengiring. Alat musik pengiring tersebut dapat berupa piano maupun gitar. f. Paduan Suara adalah bentuk terbesar dari penyajian musik vokal karena dapat dilakukan oleh minimal 15 orang yang biasanya dibagi menjadi empat suara. 2. Music instrumental Bentuk penyajian karya musik yang menggunakan instrument/alat musik saja. Bentuk penyajian music instrumental melambangkan kebersamaan dan harmonisasi bunyi. Bentuk penyajian music instrumental dapat berupa a. Solo Yaitu bentuk penyajian music yang hanya menggunakan satu alat music saja. b. Duet Yaitu bentuk penyajian yang menggunakan dua alat music yang berbeda. c. Trio Yaitu bentuk penyajian music yang menggunakan tiga alat music yang berbeda. d. Kwartet Yaitu bentuk penyajian music yang menggunakan empat alat music yang berbeda. e. Orchestra Adalah kelompok musisi yang memainkan alat musik bersama f. Band Adalah k 3. Campuran Adalah bentuk penyajian music yang menggabungkan antara vocal dengan instrumental. Bentuk penyajian ini melambangkan kebersamaan dan harmonisasi bunyi. Adapun bentuk penyajiannya dapat berupa a. Band b. Orkresta c. Ensemble C. Unsur Unsur Pagelaran Musik Γ Unsur-unsur pergelaran meliputi a. Materi sajian Materi sajian adalah bentuk karya seni karawitan yang akan disajikan dengan maksud dan tujuan pergelaran, karena baik buruknya suatu materi sajian tergantung pada tujuan penyelenggara pergelaran. Maksud dan tujuan suatu pergelaran itu banyak sekali baik dalam pergelaran kecil maupun dalam pergelaran besar. b. Pemain Pemain adalah orang-orang yang terlibat langsung dalam kegiatan seni, baik sebagai juru sekar, juru gendang, maupun yang memainkan suatu pemeran seorang tokoh yang dimaksud dalam suatu materi sajian. Pergelaran pemain adalah merupakan unsur terpenting dalam pergelaran karena materi sajian pergelaran dalam hal ini secara langsung dipertontonkan oleh seorang pemain. Kesuksesan serta keberhasilan suatu pergelaran tergantung pula kepada pemain. Oleh karena itu seorang pemain harus benar-benar siap pentas, dalam arti siap segala-galanya baik mentalitas maupun penguasaan materi sajian. Sehingga dapat bermain dengan sempurna serta dapat memberika suatu kepuasan kepada penonton. c. Sarana Sarana merupakan unsur pendukung yang tidak boleh dianggap enteng dalam suatu pergelaran. Karena unsur sarana sangat berpengaruh banyak terhadap kesuksesan dan keberhasilan dalam pencapaian tujuan pada suatu pergelaran. Unsur sarana meliputi, tempat pergelaran dan hal yang digunakan dalam pergelaran seperti dekorasi, pentas, tata cahaya, saund system, tata rias, tata busana, dan lain-lain. d. Penonton Menonton suatu pergelaran karawitan adalah merupakan sebagian dari kebutuhan hidup yang menyenangkan. Jadi dengan menonton pergelaran karawitan, orang dapat melepaskan diri sejenak dari kejenuhan dan kejemuan sehari-hari. Kepuasan yang didapat akan melahirkan kebahagiaan bagi penonton. Karena itu penonton menginginkan materi sajian yang menyenangkan. Apabila sajian pergelaran itu tidak memuaskan hal ini dapat menimbulkan kekecewaan bagi penonton, kadang-kadang penonton dengan spotanitas melontarkan tanggapannya baik kekagumannya maupun kekecewaannya karena tidak puas. Dengan demikian penonton adalah merupakan salah satu unsur yang penting dalam suatu pergelaran. e. Penyelenggara Pergelaran Kesenian Pergelaran melputi bagian yang bersifat management dan bagian yang langsung berurusan dengan kegiatan seni. Yang dimaksud dengan bagian management yaitu kumpulan orang- orang yang melakukan suatu kegiatan dalam mengurus operasional pergelaran yang dipimpin oleh produser. Di sekolah biasanya dipimpin oleh ketua panitia atau oleh Kepala Sekolah. Bagian ini mengurusi tentang memeroleh dana dan cara penggunaannya seta mempersiapkan keperluan- keperluan penyelenggaraan pergelaran, seperti; perijinan, tempat pergelaran, perlengkapan- perlengkapan pergelaran, konsumsi, transportasi akomodasi, dan penonton. Bagian yang berlangsung dengan kegiatan seni yaitu kumpulan orang- orang yang melakukan suatu kegiatan khusus sesuai dengan tugasnya masing- masing. Γ Unsur β unsur dalam Pagelaran Musik dibedakan menjadi empat kelompok a. Kelompok orang β orang yang bekerja dibelkang panggung atau para teknisi panggung. b. Para seniman penyaji atau pelaku yang mendukung langsung pertunjukkan diatas pentas. c. Kelompok orang β orang yang mengurus gedung pertunjukkan dan melayani penonton. d. Seksi- seksi kecil lain yang terlibat dalam Pagelaran Musik. Γ Berikut penjelasan dari unsur β unsur dalam Pagelaran Musik. a. Petugas dibelakang panggung. Bidang β bidang pekerjaan dibelakang panggung meliputi penataan panggung, penataan busana, penataan cahaya, penataan suara, pengurusan peralatan dan perlengkapan panggung. b. Seniman pelaku/penyanyi. Dalam Pagelaran Musik para seniman penyaji terdiri atas konduktor pemimpin musik , concert master asisten konduktor , anggota pemain musik dan leader pemimpin perseksi instrumen . c. Petugas gedung dan pelayanan penonton. Sebuah pertnjukkan hanya dapat terjadi jika dihadiri penonton dan dalam peretunjukkan profesional penonton menyaksikan pertunjukkan dengan membeli tiket/tanda masuk. d. Seksi β seksi. Seksi β seksi kecil lain yang terlibat dalam Pagelaran Musik diantaranya a. Musik director. k. Lighting assistant β scoring. b. Concert master. l. Assistant Sound Engineering c. Composer dan arranger. m. Art direvtor d. Manager operasional. n. Partising. e. Sekretaris. o. Publikasi dan humas. f. Bendara. p. MC. g. Seksi perlengkapan. q. Tim kostum dam make up. h. Seksi dokumentasi. r. Seksi keamanan. i. Seksi konsumsi. D. Maksud dan Tujuan Baik tidaknya suatu pergelaran dapat di ukur dengan melihat bagaimana respon dan tanggapan serta perhatian penonton selama pergelaran itu berlangsung. Kadang-kadang ada suatu pergelaran yang di tinggalkan oleh penonton ini menandakan bahwa pergelaran itu tidak dapat berkomunikasi dengan penontonnya. Maksud dan tujuan pergelaran diantaranya adalah β Untuk hiburan dalam acara tertentu β Untuk menghibur masyarakat β Untuk apresiasi β Untuk ucapan khusus β Untuk komersial β Supaya kesenian tidak hilang β Supaya kesenian dilestarikan Agar Pagelaran dapat dilaksanakan dengan baik, maka persiapan yang dilakukan harus matang. E. Kritik Seni Musik 1. Pengertian Kritik Musik Kritik musik adalah penganalisaan dan pengevaluasian suatu karya musik dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi, atau membantu memperbaiki karya tersebut. Kritik berasal berasal dari kata Yunani βKrineinβ yang artinya memisahkan, merinci. Dalam melakukan kritik musik ada obyek yang dikritik dan ada orang yang mengkritik, yang disebut kritikus. Obyek yang dikritik dalam musik adalah karya musik yang sedang dicermati. Karya musik itu umumnya memiliki gagasan keindahan bunyi atau pesan yang ingin disampaikan oleh penciptanya. 2. Fungsi Kritik Musik Kritik menjadi jembatan komunikasi antara seniman yang selalu dituntut kreativitasnya dan pengamat yang sering mengalami hambatan dalam mengapresiasi karya seniman. Kritik musik itu dapat menambah pemahaman bagi pencipta, pelaku atau penyaji musik dan bagi masyarakat musik itu sendiri. Secara umum fungsi kritik musik adalah sebagai berikut Pengenalan karya musik dan memperluas wawasan masyarakat. Jembatan antara pencipta, penyaji, dan pendengar. Eevaluasi diri bagi pencipta dan penyaji musik. Pengembangan mutu karya musik. 3. Tujan Kritik Musik Menurut Sem C. Bangun tujuan kritik seni adalah evaluasi seni, apresiasi seni, dan pengembangan seni ke taraf yang lebih kreatif dan inovatif. Artinya, dengan adanya koreksi yang bersifat evaluasi atas karya dan penyajiannya oleh kritikus, masyarakat dan pelaku seni memiliki apresiasi terhadap karya musik. Dengan demikian diharapkan akan ada inovasi dan peningkatan mutu karya musik di masa yang akan datang. 4. Penyajian Kritik Musik Setelah mengetahui beberapa konsep kritik seni seperti diutarakan di atas. Ada 4 hal pokok dalam kegiatan penyajian yang sudah umum digunakan pada kritik seni yaitu deskripsi, analisis, interpretasi, dan evaluasi. Pada bagian deskripsi, hal yang paling mendasar adalah penyajian fakta yang bersumber langsung dari karya musik yang dianalisis. Penyajian fakta ini berupa pernyataan elemen dan warna bunyi yang digunakan. Faktor-faktor pendukung penyajian juga termasuk bagian deskripsi. Pada tahap ini dinyatakan secara lengkap bagaimana elemen atau unsur-unsur tersebut diperlakukan dalam penyajian musik. Analisis adalah uraian berupa penjelasan hal-hal yang penting dari unsur nada, melodi, harmoni, ritme, dan dinamika musik. Unsur-unsur tersebut dinyatakan pada bagian mana pentingnya dalam mendukung penuangan atau penyajian gagasan. Inilah tahap menyatakan mutu suatu karya musik berdasarkan analisis unsur-unsur penyajiannya. Pengetahuan teknis dan pengalaman musikal kritikus sangat diperlukan pada tahap ini. Interpretasi. Dalam interpretasi dinyatakan pula bagaimana tingkat ketercapaian nilai artisitik suatu penyajian musik dengan gagasan serta maksud dari Pagelaran tersebut. Membandingkan dengan karya sejenis dapat menjadi faktor pertimbangan dalam tahap Kesemuanya itu dijabarkan dalam interpretasi. Tahap ini dapat dikatakan sebagai pendekatan induktif karena dimulai dari hal-hal yang ada dalam suatu karya musik, bukan dari hukum-hukum yang bersifat umum deduktif. Evaluasi. Bagian akhir penyajian kritik adalah evaluasi. Inilah tahap yang cukup penting dalam kritik musik karena kritikus akan menyatakan pendapatnya atas penyajian suatu musik. Pendapat yang dimaksud bukan pendapat pribadi tanpa dasar. Dasar pernyataan dalam evaluasi adalah hasil dari deskripsi dan analisis yang ditunjang interpretasi. Pernyataan yang pokok dalam tahap evaluasi adalah kebaikan atau kegagalan suatu penyajian musik. Kebaikan atau kekurangan merupakan pertimbangan atas gagasan dengan ketercapaian dalam penyajian musik. Pernyataan kebaikan, berupa kelebihan-kelebihan yang ditemukan atau sebaliknya akan membangun pemahaman peningkatan penyajian karya musik. Penyajian kritik musik dapat dilakukan secara lisan maupun tulisan. Penyajian secara tulisan disusun seperti urutan penyaian di atas. Pada awal tulisan perlu kiranya ditambahkan bagian pendahuluan. Dengan demikian penyajian kritik dalam bentuk tulisan meliputi 1. Pendahuluan 2. Deskripsi 3. Analsis 4. Interpretasi 5. Evaluasi Bagian pendahuluan berisi tentang identitas musik yang akan dikritisi, seperti nama penulis atau pencipta musiknya, judul karya, nama penyajinya dan lain-lain yang dianggap perlu untuk diketahui oleh pembaca. Dalam hal musik vokal, lirik lagu termasuk bagian yang tidak terpisahkan dalam analisis kritik musik. Lirik lagu karena berbasis bahasa maka dapat dianalsisis makna yang terkandung di dalamnya. Makna lirik lagu mencakup makna denotatif dan konotatif. BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Γ Kritik musik adalah penganalisaan dan pengevaluasian suatu karya musik dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi, atau membantu memperbaiki karya tersebut. Γ fungsi kritik musik adalah sebagai berikut Pengenalan karya musik dan memperluas wawasan masyarakat. Jembatan antara pencipta, penyaji, dan pendengar. Eevaluasi diri bagi pencipta dan penyaji musik. Pengembangan mutu karya musik Γ Kegiatan kritik musik pertama kali di dunia di lakukan dua orang Yunani yaitu Xenophones dan Heraclitus sekitar tahun 500 SM. Xenophones dan Heraclitus mengecam keras pujangga besar bernama Homerus yang sering bernyanyi tentang hal-hal yang tidak senonoh tentang dewa dewi. B. Kritik dan Saran Γ Kritik Kemajuan kritik terutama dalam sastra musik telah berkembang dengan perubahan waktu, dengan kritik musik para kritikus dapat memberikan masukan baik itu berupa pendapat yang positif maupun negativ kepada para penyaji maupun pendengar mengenai hal itu. Bagi penyaji musik, kritik musik merupakan bentuk apresiasinya agar kedepan mereka bisa lebih baik. Γ Saran Sebaiknya dalam memberikan kritik harus apa adanya tidak boleh dibuat-buat apalagi jika ditambah dengan kata yang keluar dari objek kritik, untuk para pendengar harus lebih memperhatikan dan berperan sebagai pendengar dan menerima kritik, sedangkan untuk penyaji musik harus lebih berhati-hati jika ada kesalahan dalam musik karena bisa menyebabkan para kritikus mengkritik hal yang kurang memuaskan DAFTAR PUSTAKA
Pengertian, Jenis, Teknik, Prosedur dan Evaluasi Pertunjukan Musik Lengkap Assalamuallaikum teman-teman. Kali ini kita bahas tentang pertunjukan musik yuk. Apa itu pertunjukan musik? apa saja jenis-jenis pertunjukan musik? bagaimana teknik pertunjukan? apa saja prosedur selama pertunjukan musik? bagaimana cara mengevaluasi pertunjukan musik? apa manfaat evaluasi pertunjukan musik? Langsung saja kita bahas ya. Semoga bermanfaat. PENGERTIAN PERTUNJUKAN MUSIK Pertunjukan seni musik adalah suatu upaya untuk mengungkapkan perasaan melalui komposisi keindahan suara manusia dan harmonisasi alat musik yang diciptakan oleh para pencipta lagu untuk memuaskan selera populer masyarakat. Istilah lain dari pergelara adalah pertunjukan, yaitu suatu kegiatan yang mendapatkan tanggapan dan penilaian. Berdasarkan subjek pengisi dan penonton kegiatan, ada dua tujuan yang terkandung di dalam kegiatan pergelaran tersebut, antara lain tujuan makro yaitu sebagai hiburan bagi masyarakat umum atau khalayak ramai, dan tujuan mikro yaitu sebagai sarana evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran seni musik kesenian di sekolah. Selain memiliki tujuan, pergelaran seni musik juga memiliki beberapa fungsi, antara lain media pengembangan bakat, media komunikasi, media ekspresi diri dan media apresiasi. TEKNIK PERTUNJUKAN 1. Karya musik yang akan dimainkan 2. Penempatan pemain di atas panggung blocking 3. Aspek psikologis para pemain selama pertunjukan 4. Penguasaan permainan musik dan latihan JENIS KARYA MUSIK YANG DIPERGELARKAN Dalam kegiatan pergelaran seni musik dapat ditampilkan berbagai jenis musik, baik jenis musik tradisional maupun nontradisional. 1. Musik Tradisional Musik tradisional adalah jenis musik yang lahir dari budaya suatu daerah. Contoh-contoh musik daerah yaitu degung Sunda, gambang kromong Betawi, gamelan sunda Jawa Barat dan lain-lain. 2. Musik Nontradisional Modern Musik nontradisional disebut juga dengan musik modern, yaitu jenis musik yang digarap secara modern, baik dari segi elemen musikal, peralatan musik yang dipergunakan, fungsi, mauun bentuk penyajiannya. Pergelaran musik dapat disajikan dalam bentuk seperti paduan suara/koor, ansambel musik gitar, ansambel musik tiup, ansambel musik perusi, atau organ tunggal. Agar suasana tidak monoton dan penonton tidak merasa bosan, maka dapat ditampilkan berbagai lagu yang dibawakan secara berselang-seling. PROSEDUR PERTUNJUKAN MUSIK Sebelum pelaksanaan kegiatan pergelaran, penting adanya perencanaan sebagai pedoman yang dapat mengarahkan kepada pelaksana panitia agar dapat bekerja dengan tahap-tahap yang ditentukan. Adapun fungsi perencanaan dalam kegiatan pergelaran seni musik, yaitu sebagai berikut a. Sebagai langkah awal yang dilakukan panitia. b. Sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan. c. Sebagai kendali dalam menciptakan suasana kerja yang efektif dan efisien. d. Sebagai tolok ukur dalam mengevaluasi kegiatan. HAL-HAL YANG HARUS DIBAHAS DALAM MENYUSUN RENCANA PERGELARAN 1. Menyusun Panitia Pergelaran Dalam kegiatan pergeleran seni musik, organisasi kepanitiaan memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mewujudkan tujuan kegiatan yaitu terlaksananya pergelaran seni musik sesuai dengan yang direncanakan. Orang dalam kepanitiaan uga harus memenuhi syarat dan kriteria yang ada, di antaranya a. Menguasai bidang tugasnya b. Sanggup bekerja sama dan bekerja keras c. Siap untuk memimpin dan dipimpin d. Disiplin dan kreatif e. Berdedikasi dari loyalitas yang tinggi 2. Menentukan Tema Pergeleran Suatu kegiatan yang dilaksanakan tentu mempunyai maksud dan tujuan tersebut diungkapkan dalam sebuah tema, dan tema yang disampaikan harus sesuai dengan misinya. 3. Menentukan Jenis Musik yang Dipergelarkan Dalam menentukan jenis musik yang ditampilkan, tidak bisa lepas dari tema yang lelah ditetapkan. Misalnya untuk tema peringatan Sumpah Pemuda atau hari Pahlawan, maka jenis lagu yang sesuai adalah berbagai macam lagu daerah atau perjuangan. 4. Menentukan Sumber Dana Dana yang dipergunakan untuk pergelaran tersebut harus jelas, baik jumlah atau sumber dana tersebut. Apakah dana tersebut diperoleh dari sekolah, iuran siswa atau melalui sponsor. Perlu diingat bahwa segala kegiatan pasti memerlukan dana. Oleh karena itu, dalam menetapkan anggaran harus melihat besar kecilnya kegiatan tersebut. 5. Menentukan Waktu dan Tempat Pergelaran Waktu dan tempat pelaksanaan pergelaran ditentukan dengan banyak pertimbangan, agar dapat berjalan sesuai tujuan. Adapun tempat pergelaran dapat dilaksanakan di dalam maupun di luar ruangan. Hal tersebut disesuaikan dengan keadaan sekolah. Sebelum melaksanakan pertunjukan perlu perancanaan yang baik. 6. Menentukan Sasaran Penonton Panitia harus memperhatikan segmen penonton pertunjukan yang akan dilaksanakan. Artinya, sebuah pertunjukan itu ditujukan kepada penikmat musik yang cocok misalnya siswa SMP, SMA, dewasa, remaja, semua umur, atau segmen penonton yang lainnya. 7. Penataan Ruang Pergelaran Ruang pergelaran adalah ruangan atau tempat di mana kegiatan pergelaran tersebut dilaksanakan. Ruang pergelaran meliputi panggung untuk kegiatan pentas, ruangan untuk penonton atau pengunjung, ruang gant pakaian atau riass, ruang transit, ruang konsumsi dan ruang panitia. Dalam mempersiapkan pergelaran hendaknya memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan penataan ruang pergelaran, yaitu tentang dekorasi, pencahayaan/lighting, sound system, dan penampilan tema. 8. Mempersiapkan Ruang Kelengkapan Pergelaran Kelengkapan-kelengkapan yang harus ada pada kegiatan pergelaran musik antara lain peralatan musik, partitur musik, trap untuk penyanyi, sound system, dan kostum pemain. EVALUASI PERTUNJUKAN MUSIK Selain bisa digunakan sebagai media kreativitas, menampilkamn pertunjukan seni musik juga sebagai media saran untuk mengembangkan potensi diri, khususnya seni musik. Namun, tidak jarang ditemukan risiko-risiko yang akan dihadapi misalnya kerusuhan, cemoohan, bahkan penontonnya meninggalkan pertunjukan. Dengan demikian, untuk mempertunjukkan seni musik diperlukan pengecekan segala sesuatu yang dibutuhkan mulai dari estimasi dana sampai jenis musik dan pengecekan yang lainnya. Pelaksanaan pergelaran seni musik tingkat kelas dapat dibuka oleh wali kelas masing-masing. Namun, sebelum acara dimulai terlebih dahulu harus dibuat rancangan susunan acara yang akan disuguhkan kepada penonton. Hal-hal yang perlu dimasukkan dalam rancangan acara yaitu waktu/durasi/lamanya acara, pola acara, variasi acara, dan puncak acara. Seteah kegiatan pergelaran selesai dilaksanakan, biasanya diadakan evaluasi terhadap kegiatan tersebut. Evaluasi dapat berupa evaluasi proses maupun evaluasi hasil. Pada evaluasi proses, guru kesenian sebagai pembimbing memberikan catatan-catatan kecil yang ditujukan kepada setiap anggota panitia, yang meliputi cara kerja panitia, kekompakan kerja panitia, kedisiplinan dan kerja sama masing-masing personel panitia. Adapun evlauasi hasil merupakan evaluasi erhadap hasil yang diperoleh secara keseluruhan dari kegiatan pergelaran tersebut. Evaluasi dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui berbagai hambatan yang dihadapi oleh setiap seksi, cara mengatasi persoalan-persoalan yang ada, serta mengetahui keadaan keuangan pada kegiatan yang dilaksanakan. Hasil evaluasi tersebut dapat dipergunakan sebagai pedoman untuk pelaksanaan kegiatan serupa pada masa yang akan datang. Selain memiliki tujuan tersebut, evaluasi juga memiliki manfaat yaitu memberikan umpan balik bagi panitia maupun pihak lain dan sebagai tolok ukur atas keberhasilan suatu kegiatan.
bagaimana jenis lagu yang akan disajikan dalam pergelaran musik